Jumat, 16 Februari 2018

Don't Look Back in Anger - Noel Gallagher (Oasis)


Slip inside the eye of your mind
Don't you know you might find
A better place to play
You said that you'd never been
But all the things that you've seen
Will slowly fade away

So I'll start a revolution from my bed
'Cause you said the brains I had went to my head
Step outside, summertime's in bloom
Stand up beside the fireplace
Take that look from off your face
You ain't ever gonna burn my heart out

And so Sally can wait
She knows it's too late as we're walking on by
Her soul slides away
"But don't look back in anger," I heard you say

Take me to the place where you go
Where nobody knows if it's night or day
Please don't put your life in the hands
Of a Rock 'n' Roll band
Who'll throw it all away

I'm gonna start a revolution from my bed
'Cause you said the brains I had went to my head
Step outside 'cause summertime's in bloom
Stand up beside the fireplace
Take that look from off your face
'Cause you ain't ever gonna burn my heart out

And so Sally can wait
She knows it's too late as she's walking on by
My soul slides away
"But don't look back in anger," I heard you say

So Sally can wait
She knows it's too late as we're walking on by
Her soul slides away
"But don't look back in anger," I heard you say

So Sally can wait
She knows it's too late as she's walking on by
My soul slides away
"But don't look back in anger, don't look back in anger."
I heard you say, "at least not today."

Senin, 12 Februari 2018

Bupala Karawang


Bupala Karawang adalah sekumpulan para pendaki gunung atau penjelajah alam liar yang berasal dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Didirikan pada tanggal 14 Februari 2004 di Karawang. Ada dua versi mengenai arti nama Bupala secara harfiah, yaitu:

  1. Nama Bupala berarti Bukan Pecinta Alam, kata “Bukan” tidak berarti tidak mencintai alam. Tetapi dalam pandangan kami, kita sebagai manusia adalah bagian dari alam itu sendiri dan sudah sepantasnya mencintai diri sendiri (alam). Pada kalimat Pecinta Alam terdapat subjek dan objek, yaitu manusia sebagai pecinta dan alam yang dicintai, padahal hakikatnya sama-sama makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Nama Bupala bisa diartikan juga sebagai Buka Palang Lalakon, diambil dari Bahasa Sunda sebagai bahasa kami sehari-hari, dalam Bahasa Indonesia berarti Buka Pintu Petualangan. Lebih dalam lagi, bisa diartikan sebagai pintu untuk memulai petualangan kehidupan, bersama-sama dalam ikatan tali silaturahmi.

Bupala didirikan oleh para petualang, diantaranya adalah Andiez, Acang, Alen, Sofyan, Ade, Dani, Agus, Eko. Basecamp kami awalnya di Perum Karang Indah, Karangpawitan. Kadang kami berkumpul di rumah teman-teman untuk silaturahmi dan merencanakan aktivitas Bupala kedepannya.

Pendakian pertama dan asal mula terbentuknya Bupala ketika mendaki Gunung Sanggabuana Karawang untuk pertama kalinya. Beberapa bulan kemudian ikut bergabung Jeje, Jhefank, Apip, dan saya yang terakhir.

Aktivitas pendakian rutin yang kami lakukan masih pada pegunungan di Kabupaten Karawang, diantaranya Gunung Sanggabuana, Gunung Rungking, dan Gunung Go'ong. Satu-satunya petualangan di luar Karawang yaitu di Pangandaran, tepatnya di Goa Rengganis, ketika itu Bupala masih berisi para pendiri, saya tidak bisa menceritakan kisahnya karena belum bergabung, hehe.


Gunung Sanggabuana, gunung inilah yang sering kami kunjungi, terhitung 5x lebih kami pernah bermalam di puncaknya. Biasanya kami berangkat siang hari dari Kota Karawang dan sampai di Loji sore hari, lalu menitipkan sepeda motor kami di rumah ketua RT setempat, dan menjelang malam kami memulai perjalanan menuju puncak Sanggabuana. Jalur pendakian menujunu puncak Sanggabuana terbilang cukup sulit, karena terdapat beberapa tanjakan yang jaraknya lumayan jauh, ditambah parit curam di kanan kiri. Ada beberapa nama tanjakan ikonik di jalur ini, yaitu Tanjakan Dua Jam dan Tanjakan Iteuk Monyet. Pendakian ke Puncak Sanggabuana sangat cocok untuk para pendaki pemula atau para Pramuka.

Ada dua puncak di Gunung Sanggabuana, puncak satu yang terdapat makam-makam yang sering dikunjungi para peziarah, ada sebuah warung dan mushola di situ. Puncak inilah yang sering dijadikan tempat berkemah. Dan puncak kedua adalah puncak yang terdapat sebuah rumah, yang dihuni oleh seorang nenek bersama anaknya, jarang ada yang berkemah di puncak dua itu, mungkin karena lokasinya yang kurang luas dan jauh dari sumber air.




Gunung Rungking, sebenarnya bukan gunung tapi bukit yang menjulang tinggi. Rungking sangat cocok untuk aktivitas Climbing, karena konturnya yang menjulang itu. Dulu di bawah gunung ini ada sebuah rumah milik Abah Koman, beliau adalah petani setempat sekaligus penunggu/kuncen gunung Rungking. Bilamana datang pengunjung atau para pecinta alam yang ingin memanjat Gunung Rungking, beliaulah yang memandu untuk naik ke puncak Gunung Rungking. Kebetulan waktu Bupala berkunjung ke sana, oleh bah Koman kita diizinkan untuk naik ke puncak Rungking dengan dipandu beliau. Dengan medan yang curam dan dengan bantuan akar-akar pohon untuk bergelantungan mirip Tarzan akhirnya kita sampai juga di puncak Rungking yang ternyata hanya sebidang tanah dan batu besar. Ditemani hembusan angin kencang kita berdoa di sana bersama bah Koman, lalu kita mengibarkan bendera Bupala di puncak Rungking itu yang tadinya juga sudah ada bendera-bendera Pecinta Alam lain. Tidak sampai 1 jam di sana, kita kembali turun dan bermalam di rumah Bah Koman.




Gunung Go'ong, terletak tidak jauh dari Gunung Rungking, kami mengunjunginya setelah dari Rungking, diantar oleh bah Koman menyusuri jalan setapak menyusuri kaki gunung-gunung. Sesampainya di Go'ong, kita beristirahat sejenak sambil merasakan suasana sore yang cerah. Ada cerita, katanya tanah di Gunung Go'ong bila diinjak akan bergema seperti kita memukul Go'ong, makanya dinamakan Gunung Go'ong. Di sana juga terdapat Monumen Sejarah Perjuangan RI, dahulu waktu jaman penjajahan banyak pejuang yang meninggal dibantai oleh pasukan pesawat Belanda di Gunung Go'ong itu.

Kami sempat menginap semalam di sebuah saung di kaki gunung Go'ong, dan ada kejadian menyeramkan ketika kami sedang ngobrol-ngobrol sambil ngopi di depan saung, tiba-tiba terdengar suara Babi Hutan tidak jauh dari kami, dan langsung saja kami masuk ke dalam saung dan tidak berani keluar lagi sampai pagi. 😁

Begitulah beberapa pengalaman saya menjelajah pegunungan di Karawang bersama tim Bupala, masih banyak cerita yang tidak bisa saya ceritakan lewat tulisan, akan lebih menyenangkan apabila diceritakan bersama teman-teman Bupala, sambil ngopi dan ngaliwet. 

Terakhir saya bertemu teman-teman Bupala (khususnya Kang Andiez) waktu peresmian kaos baru Bupala menjelang Tahun Baru 2018, dan itu pertemuan yang melewati perpisahan beberapa tahun lamanya, karena kang Andiez tinggal di Solo, kang Sofyan juga di Jakarta, kang Ade di Bandung, dan lain-lain.


Saya pikir, untuk bisa berpetualang bersama Bupala lagi kemungkinannya sangat kecil, karena masing-masing sudah berkeluarga, jarak dan waktu juga terbatas. Harapan saya semoga Bupala kedepannya bisa tetap bersilaturahmi meskipun tidak berpetualang ke alam liar lagi, cukuplah petualangan dahulu itu menjadi sebuah cerita kami bersama.

Terima kasih telah membaca tulisan saya yang carut marut ini, saya menulis di sini tidak sebagai blogger, tapi sekedar menulis beberapa kenangan yang saya alami. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan data atau cerita yang tidak sesuai, silahkan dikoreksi di kolom komentar.

NB:

Sosial Media BUPALA :

- Facebook : Bupala Karawang

- Twitter : @BupalaKarawang

- Instagram : bupala.karawang


Jumat, 09 Februari 2018

David Beckham


David Robert Joseph Beckham, eta aran panjangna. Biasa ku babaturanna dipanggil Becks. Lahirna beda 8 taun jeung uing, nyaeta tanggal 2 Mei 1975 di Leytonstone, London, Inggris. Ayeuna si Becks geus pengsiun maen bola, terakhir maen teh di PSG. Ngadenge mah ayeuna teh boga klub bola di Amrik, mun teu salah mah aran klubna Miami Beckham United.

Beckham mimiti tenar di Manchester United, klub Inggris. Harita keur diasuh keneh ku Sir Alex Ferguson. Basa Man Utd ngalawan Birmingham, Beckham ngasupkeun jarak jauh, make tendangan pelentung. Tah ti semet eta manehna mulai terkenal, nepikeun dibere julukan "The Golden Boy". Sering pisan ngasupkeun mun tendangan bebas teh, bolana melengkung ka arah gawang jadi teu bisa ditebak jeung ditewak ku kiper. Umpan-umpan crossingna ge pelem pisan keur striker-striker Man Utd harita, umpan crossing Beckham mah tinggal nyocol ge jadi gol. Ciri khas manehna mun nendang bola teh awakna bari melenoy jeung leungeun nu pakeupis. Gaya nendang kos kitu baheula sok diturutan ku uing mun maen bola, emang bener bola teh jadi melengkung asup ka gawang meuni wa'as katingalina, komo mun kiperna molohok wae mah.

Salila di Man Utd nu ku uing inget Beckham pernah make nomer 6, 24, 10, jeung 7. Tapi nu ikonik pisan mah nomer 7, harita teh make nomer 7 warisan Eric Cantona. Jadi ngetren eta angka 7, mun uing nempo kaos bola nomer 7 pasti inget ka Beckham. Nepikeun uing meuli babara siki kaos bola nomer 7, pastina kaos Man Utd jeung kaos Inggris nu aya aranan Beckham. 😁

Taun 1999 saenggeus Man Utd meunang Treble Winner nu dramatis tea, Beckham terus kawin jeung Victoria Adams vocalis Spice Girls, mun teu poho mah kawinna teh bulan Juli, tanggalna mah poho. Beuki terkenal wae manehna, jadi kos selebritis, kahirupanna glamor. Aya nu ngomong Beckham mah Selebritis Lapangan Hijau, saking ku tenar jeung glamorna. Nu tungtungna mah jadi boomerang keur manehna, nepikeun pasea jeung Sir Alex kasus sapatu ngalayang kanu tarang. 


Taun 2003, Beckham pindah ka Real Madrid klub Spanyol, mimitina mah uing kurang panuju, da bisi manehna eleh saingan di Madrid, apal harita di Madrid loba bintang. Tapi buktina mah Beckham di Madrid terus bersinar, malahan tendangan bebas jeung penjuru oge dipercayakeun ka manehna, sakapeung sok gantian jeung Roberto Carlos. Manehna teu make nomer 7 deui, ganti make nomer 23, da nomer 7na dipake ku si Raul. Jeung ceunah mah kusabab manehna ngefans ka Michael Jordan pemaen Basket NBA tea.
Di Madrid manehna jarang dipaenkeun di sayap kanan, posisina digeser jadi gelandang tengah. Tapi efektif oge sih, umpan-umpan terobosan atawa umpan lambungna sering jadi gol ku striker. Nepikeun di timnas Inggris ge manehna pernah usul hayang maen di tengah, jadi pengatur serangan, kos Playmaker kitu lah.

Sanggeus ti Madrid, terus Beckham pindah ka klub liga Amerika, nyaeta LA Galaxy. Lila oge manehna di dinya, jadi kapten deuih. Make nomer 23 keneh. Uing sempet leungiteun ka manehna, da liga Amerika mah euweuh nu nayangkeun di Tv, paling ge sok nempo beritana doang. Pernah diinjeumkeun ka AC Milan mun liga amerika keur pere, di Milan manehna make nomer 32, da nomer 23 na dipake ku Ambrosini. Asa cocok pisan Beckham maen di Milan, keur mah uing ge resep ka Milan. Uing jadi sok lalajo Beckham deui mun Milan maen teh, da liga Italy mah ditayangkeun wae di Tv lokal.



Uing ngarep-ngarep Beckham dibeuli ku AC Milan, kahayang mah nepi pensiun di Milan. Tapi Beckham malah pindah ka PSG, klub Prancis. Uing jadi tara nempo manehna deui. Samusim Beckham di PSG, terus manehna pensiun.

Hiji wanci LA Galaxy pernah maen ngalawan timnas Indonesia, di Jakarta, di stadion GBK. Uing sabenerna mah hayang pisan lalajo di stadion GBK, ngarep-ngarep bisa paamprok jonghok jeung Beckham, tapi da uing mah teu boga duit, harita keur nganggur wae. Uing ngan bisa lalajo di Tv basa LA Galaxy maen jeung Timnas teh, Beckham maenna ge kurang alus, malah ngalanggar si Andik jadi dibere kartu kuning. Nu untung pisan mah si Andik, saeunggeus pertandingan teh Beckham nyampeurkeun menta maaf, jeung kaosna diberekeun ka manehna.

Keur uing mah David Beckham teh bener-bener idola, sagalana ku uing sok diturutan, tinu gaya maen bola jeung gaya bu'ukna nu sok gunta-ganti jadi trend setter dunia. Ti gaya bu'uk Mohack, plontos (skinhead), jeung bu'uk panjang ditalian ku karet, rek kumaha wae ge si eta mah keren wae, ku uing diturutan najan uing mah teu pantes ge. 
Baheula basa uing sok maen bola keneh, hayang bisa gaya nendang kos Beckham meuni diulik. Kabayang, kapikiran wae, teu bisa sare, unggal poe hayang nendang bola kos Beckham.

Uing pernah nyieun kliping gambar-gambar Beckham nepikeun 2 buku, da baheula mah can aya internet jeung hape, jadi ngumpulkeun gambar ti koran, diguntingan terus ditempel-tempelkeun kanu buku. Nepi ayeuna bukuna oge aya keneh.

Tah kitu, carita uing tentang David Beckham, ngidolakeun pisan nepi poho neangan kabogoh. Ayeuna mah Beckham ge geus kolot, geus boga anak 4, nyaeta si Brooklyn, Romeo, Cruz, jeung nu awewe si Harper Seven Beckham. Uing sok nempoan wae Beckham di Instagram, foto aktivitas sapopoena sok diposting. Manehna sok ngabolang ka leuweung, sok ngumpul jeung baturanna, sok ngunjungi ka tiap negara, sigana masih aktif di Unicef. Jeung Adidas ge masih keneh kerja sama, sok aya di iklan Adidas. Malah sempet produksi/jual deui sepatu Adidas Predator khas Beckham.

Geus sakitu weh ah, uing mah sok parusing ari nginget-nginget Beckham teh, jadi hayang nendang bola deui, hayang ngora deui. 😁
Wassalam.

Kamis, 08 Februari 2018

10 Lagu Barat Favorit




1. Coldplay - Everglow
2. Goo Goo Dolls - Iris
3. Lifehouse - You And Me
4. Linkin Park - Leave Out All The Rest
5. Noel Gallagher - Don't Look Back In Anger
6. Matchbox 21 - Unwell
7. Linkin Park - One More Light
8. Coldplay - Fix You
9. Avril Lavigne - Get Over It
10. Green Day - Wake Me Up When September Ends

Fajar Tiba

Sudah terlalu lama senja itu tak kukejar.
Terlalu kuat belenggu malam mengikat hati.
Andai masa lalu tak mengganggu hidup.
Bebaslah langkah untuk menempuh.

Sungguh tak mudah berlari bersama mimpi.
Menjadikan sepi begitu sunyi untuk dinikmati.
Dan ketika fajar tiba menyapa hati.
Asa itu pun kembali ke huduk bi nyai.

Karya: Ukay S Arifin.