Senin, 25 Agustus 2014

Ekspedisi Jatiluhur

Siang itu hari minggu 24 Agustus 2014, saya dan teman saya sepulang COD langsung nongkrong di Bendungan Walahar, tapi karena situasinya ramai dan kita merasa kurang nyaman di situ, lalu kita meluncur lagi menuju jalan Maracang arah Purwakarta, tapi bingung mau kemana, haha.

Tiba-tiba saya teringat Jatiluhur sebelah barat, apa salahnya kalo ngebolang ke situ aja, mumpung hari masih siang. Lalu kita balik arah menuju perbukitan Udug Udug karena menurut petunjuk Google Maps rute paling dekat melalui perbukitan Udug Udug, Ciampel. Sambil sesekali melihat Google Maps, kita menyusuri jalan setapak perbukitan, sempat kesasar di perkebunan karena jalan yang ditunjukkan Google Maps adalah jalan lama yang udah ga kepake. Kita juga merasa kelelahan menaiki tanjakan-tanjakan yang curam, sampai ngos-ngosan nafas, fiuhh.

Setelah menaklukan perbukitan, sampailah kita di jalan utama, terlihat papan penunjuk jalan menuju Jatiluhur. Sempat bingung karena diatas perbukitan ada jalan bagus yang udah di cor, dan ternyata kita udah memasuki Kabupaten Purwakarta.

Singkat cerita, kita udah nyampe di bawah bendungan Jatiluhur, tapi saya bingung kalau masuk ke tempat rekreasinya pasti bayar, sementara kita bawa uang pas-pasan. Istirahat sebentar di situ, sambil berfikir ke arah mana lagi tujuan kita. Lalu saya putuskan untuk balik arah lagi, kembali ke jalan yang tadi kita keluar dari perbukitan Udug Udug, dan terus menyusuri jalan itu menuju ke barat, karena saya yakin tembusannya pasti ke Loji, Karawang.

Tanpa disadari, ternyata jalan itu menyusuri tepian danau Jatiluhur, sampai akhirnya kita melihat pemandangan indah, danau Jatiluhur sebelah barat, seperti pantai dikelilingi gunung-gunung kecil, sungguh indah! Subhanalloh.



Setelah puas foto-foto sambil menikmati pemandangan yang tidak biasa itu, lalu kita melanjutkan perjalanan menuju Loji, Karawang. Waktu itu sekitar pukul 16.30 WIB menjelang Sunset.

Dengan sedikit susah payah, Si Jangkrik (Jupiter MX) meraung-raung melintasi jalan bebatuan dan tanjakan-tanjakan perbukitan di kaki gunung. Sempat khawatir ban belakang bocor karena kerikil, tapi Alhamdulillah akhirnya kita selamat sampai di Loji sebelum maghrib, dan langsung meluncur pulang ke Karawang.

Walaupun terasa capek tapi kita puas dengan perjalanan siang itu, tidak disangka-sangka bisa melihat pemandangan danau dan gunung-gunung yang menakjubkan, We Lucky Man! hehe..

Demikian ekspedisi Jatiluhur yang saya lalui, semoga suatu waktu bisa kembali ke tempat itu, amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar